Tampilkan postingan dengan label Ulasan Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ulasan Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 Juni 2015

5 Makanan Pemicu Sakit Kepala


Klikdokter.com - Siapa sih di antara kita yang belum pernah merasakan sakit kepala? Pasti Anda semua pernah merasakannya, mulai dari sakit kepala ringan hingga sakit kepala berat yang sangat mengganggu kualitas hidup. Penyebab sakit kepala hampir sebagian besar tidak diketahui. Ternyata sakit kepala yang Anda rasakan bisa juga disebabkan oleh makanan yang Anda konsumsi.
Berikut adalah beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat memicu timbulnya sakit kepala:
1. Alkohol
Alkohol yang terdapat di dalam minuman dapat menyebabkan peningkatan aliran darah ke otak dan menyebabkan dehidrasi, kedua kondisi ini dapat memicu terjadinya sakit kepala. Kandungan sulfiat yang digunakan sebagai pengawet dalam anggur merah juga disinyalir memicu migraine.
2. Keju
Semakin lama usia keju semakin tinggi kadar tiramin di dalamnya. Tiramin dibentuk dari hasil pemecahan protein pada makanan. Jumlah tiramin dalam keju bervariasi bergantung dari proses, fermentasi, usia, pemecahan dan kontaminasi bakteri. Contok keju yang mengandung kadar tiramin tinggi adalah keju swiss, blue cheese, cheddar, gouda dan parmesan.
3. Penyedap Rasa
Monosodium glutamate (MSG) yang sering ditemukan dalam penyedap rasa telah terbukti dapat menyebabkan keluhan kram perut, diare dan sakit kepala hebat pada 10-15 orang penderita migraine. Penambah rasa mengandung nitrat yang dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah otak sehingga menyebabkan sakit kepala. Sindroma restoran Cina merupakan sindroma yang dulu dikenal disebabkan oleh kadar MSG yang tinggi, gejala muncul dalam satu jam setelah mengkonsumsi MSG dan dapat menyebabkan gejala seperti merasa tertekan di dada atau kepala, sensasi terbakar di dada, leher dan bahu, pusing dan nyeri perut. 
4. Makanan Dingin
Makanan dingin dapat menyebabkan sakit kepala pada beberapa orang. Kejadian ini paling sering terjadi ketika Anda memakan makanan dingin seperti eskrim setelah mengalami kepanasan akibat olahraga atau suhu yang panas. Nyeri biasanya dirasakan di bagian dahi mencapai puncaknya pada 25-60 detik dan bertahan hingga 2 menit. Hampir 90% penderita migraine dilaporkan sensitive terhadap eskrim dan makanan dingin.
5. Makanan Olahan
Kandungan nitrat dan nitrit yang terdapat di dalam pengawet makanan seperti hotdog, bacon, nugget, dan lain sebagainya dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah dan mencetuskan sakit kepala pada sebagian orang. Selain itu makanan olahan juga memiliki kadar tiramin yang tinggi sehingga dapat mencetus sakit kepala.
Para pakar menyarankan untuk membuat catatan makanan semacam diary makanan penyebab sakit kepala, hindari makanan yang dapat memicu sakit kepala, konsumsi makanan bernutrisi dan sehat, dan yang terpenting adalah hindari menunda makan.
Ditulis oleh:
dr. Anita Amalia Sari
Anggota Redaksi Medis
Klikdokter.com

4 Cara Menyeimbangkan Kerja dan Hidup


Klikdokter.com - Jika Anda menemukan sulitnya membagi waktu antara pekerjaan dan hidup, Anda tidak sendiri. Bahkan waktu liburan yang seharusnya dipakai untuk bersantai, Anda malah memakainya untuk bekerja. Coba pikirkan, kapan terakhir kali Anda menggunakan cuti untuk liburan?
“Banyak orang yang mengalami kesulitan membagi waktu antara pekerjaan dan hidup karena takut dipecat. Makanya kita selalu bekerja keras hingga lupa waktu untuk menikmati hidup,” menurut psikologi Robert Brooks, pengarang buku The Power of Resilience: Achieving Balance, Confidence, and Personal Strength in Your Life.
Berikut adalah 5 upaya yang bisa Anda lakukan supaya hidup Anda lebih seimbang:
1.    Membuat Jadwal
Ketika Anda membuat jadwal mingguan, pastikan ada waktu untuk keluarga, teman, dan aktivitas untuk rileksasi pikiran dan fisik. Ketika Anda meluangkan waktu dan jadwal, matikan smartphone Anda dan nikmati kebersamaan.
Atau Anda bisa bangun lebih pagi 3 jam sebelum pergi bekerja sehingga Anda punya waktu berolahraga atau bercengkrama sebentar bersama keluarga.
2. Gunakan waktu sebaik-baiknya
Banyak orang membuang banyak waktu ketika jam kerja seperti menggosip atau merokok. Coba lakukan hal ini: datanglah tepat waktu. Ketika jam kerja, fokus pada penyelesaian pekerjaan, jangan membuang waktu membuka dan membaca status di media sosial.  
3. Berolahraga

Memang sulit meluangkan waktu sibuk kita untuk berolahraga. Tapi manfaat berolahraga juga banyak untuk meningkatkan energi dan fokus ketika bekerja. Cobalah untuk berolahraga minimal satu jam setiap harinya untuk menambah semangat bekerja Anda.
4. Rileksasi

Jangan beramsumsi kalau Anda harus melakukan perubahan yang drastis untuk membagi waktu. Cobalah memulai hal-hal yang realistis seperti pulang tepat waktu satu hari dalam seminggu. 
Membangun aktivitas secara pelan-pelan sangat penting untuk Anda. Anda bisa saja menghabiskan waktu satu jam setiap minggunya untuk hobi atau pergi bersama-sama keluarga.
Bahkan, dianjurkan pula untuk mengambil waktu 10 – 15 menit untuk mengisi ulang tubuh Anda seperti berendam, membaca, mendengarkan musik atau apapun yang bisa memicu semangat hidup Anda.
Ditulis oleh:
dr. Dyah Novita Anggraini
Anggota Redaksi Medis
Klikdokter.com

10 Kiat Makan Sehat Secara Intuitif





Klikdokter.com - Kita semua pernah merasakan hal ini: kekenyangan sehabis makan malam, tapi masih memakan makanan penutup atau mengemil sambil melihat televisi. Tapi setelah gigitan terakhir, Anda merasa bersalah dan frustasi karena berat badan bertambah.
Perasaan bersalah atau frustasi tidak mengubah apapun. Untuk mengendalikan rasa lapar serta berat badan Anda, Anda musti belajar untuk makan secara intuitif. Apa itu makan secara intuitif?
Untuk bisa makan secara intuitif, Anda harus berhenti terobsesi pada makanan dan berikrar tidak melakukan diet karena diet akan menjadikan makanan menjadi ‘musuh’ yang harus ditaklukan. Anda juga harus belajar memahami waktu lapar dan waktu kenyang.
Mayoritas dari kita tidak makan secara intuitif tapi masuk ke dalam 3 kategori berikut:
  1. Careful Eaters adalah mereka yang sangat memperhatikan makanan yang masuk ke dalam mulut mereka. Masalahnya adalah mereka tidak fleksibel kepada jadwal diet yang mereka lakukan.
  2. Professional Dieters adalah mereka yang suka sekali menjalani diet. Bahkan ketika mereka “beristirahat”, mereka berpikir tentang diet berikutnya. Biasanya sebelum melakukan diet tertentu, para diet profesional ini akan balas dendam dengan memakan makanan yang dilarang oleh diet mereka.
  3. Unconscious Eaters adalah mereka yang sering tidak sadar ketika makan. Mereka lupa diri dan tidak 'terhubung' pada kebutuhan tubuh mereka seperti kenyang dan lapar. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh stres dan emosi yang tidak stabil.
Jadi singkatnya, makan intuitif adalah makan dengan tujuan menghubungkan secara mendalam antara pengalaman makan dan menikmati makan. Tujuan dari makan intuitif adalah makan berdasarkan petunjuk fisik, misalnya makan ketika sedang lapar bukan sedang emosi. 
Berikut adalah beberapa kiat yang dapat Anda praktikkan untuk makan secara intuitif:
1. Singkirkan mental diet karena diet tidak ada gunanya.
2. Menghormati rasa lapar, karena jika Anda tidak menghormatinya, hal ini akan memicu makan berlebihan.
3. Ijinkan diri Anda untuk menikmati makan.
4. Buang sikap suka melabeli makanan antara yang “baik” atau “buruk”.
5. Belajar mengenali sinyal-sinyal tubuh Anda ketika kenyang.
6. Kenali faktor kepuasan dari makan.
7. Belajar mengendalikan emosi tanpa harus menggunakan makanan sebagai pelarian.
8. Terima tubuh Anda apa adanya dan pastikan target berat tubuh Anda realistis.
9. Cari aktivitas yang menyenangkan.
10. Pilih makanan yang baik untuk kesehatan dan bisa Anda nikmati.

Ditulis oleh:
dr. Dyah Novita Anggraini
Anggota Redaksi Medis
Klikdokter.com