Minggu, 14 Juni 2015

5 Makanan Pemicu Sakit Kepala


Klikdokter.com - Siapa sih di antara kita yang belum pernah merasakan sakit kepala? Pasti Anda semua pernah merasakannya, mulai dari sakit kepala ringan hingga sakit kepala berat yang sangat mengganggu kualitas hidup. Penyebab sakit kepala hampir sebagian besar tidak diketahui. Ternyata sakit kepala yang Anda rasakan bisa juga disebabkan oleh makanan yang Anda konsumsi.
Berikut adalah beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat memicu timbulnya sakit kepala:
1. Alkohol
Alkohol yang terdapat di dalam minuman dapat menyebabkan peningkatan aliran darah ke otak dan menyebabkan dehidrasi, kedua kondisi ini dapat memicu terjadinya sakit kepala. Kandungan sulfiat yang digunakan sebagai pengawet dalam anggur merah juga disinyalir memicu migraine.
2. Keju
Semakin lama usia keju semakin tinggi kadar tiramin di dalamnya. Tiramin dibentuk dari hasil pemecahan protein pada makanan. Jumlah tiramin dalam keju bervariasi bergantung dari proses, fermentasi, usia, pemecahan dan kontaminasi bakteri. Contok keju yang mengandung kadar tiramin tinggi adalah keju swiss, blue cheese, cheddar, gouda dan parmesan.
3. Penyedap Rasa
Monosodium glutamate (MSG) yang sering ditemukan dalam penyedap rasa telah terbukti dapat menyebabkan keluhan kram perut, diare dan sakit kepala hebat pada 10-15 orang penderita migraine. Penambah rasa mengandung nitrat yang dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah otak sehingga menyebabkan sakit kepala. Sindroma restoran Cina merupakan sindroma yang dulu dikenal disebabkan oleh kadar MSG yang tinggi, gejala muncul dalam satu jam setelah mengkonsumsi MSG dan dapat menyebabkan gejala seperti merasa tertekan di dada atau kepala, sensasi terbakar di dada, leher dan bahu, pusing dan nyeri perut. 
4. Makanan Dingin
Makanan dingin dapat menyebabkan sakit kepala pada beberapa orang. Kejadian ini paling sering terjadi ketika Anda memakan makanan dingin seperti eskrim setelah mengalami kepanasan akibat olahraga atau suhu yang panas. Nyeri biasanya dirasakan di bagian dahi mencapai puncaknya pada 25-60 detik dan bertahan hingga 2 menit. Hampir 90% penderita migraine dilaporkan sensitive terhadap eskrim dan makanan dingin.
5. Makanan Olahan
Kandungan nitrat dan nitrit yang terdapat di dalam pengawet makanan seperti hotdog, bacon, nugget, dan lain sebagainya dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah dan mencetuskan sakit kepala pada sebagian orang. Selain itu makanan olahan juga memiliki kadar tiramin yang tinggi sehingga dapat mencetus sakit kepala.
Para pakar menyarankan untuk membuat catatan makanan semacam diary makanan penyebab sakit kepala, hindari makanan yang dapat memicu sakit kepala, konsumsi makanan bernutrisi dan sehat, dan yang terpenting adalah hindari menunda makan.
Ditulis oleh:
dr. Anita Amalia Sari
Anggota Redaksi Medis
Klikdokter.com

4 Cara Menyeimbangkan Kerja dan Hidup


Klikdokter.com - Jika Anda menemukan sulitnya membagi waktu antara pekerjaan dan hidup, Anda tidak sendiri. Bahkan waktu liburan yang seharusnya dipakai untuk bersantai, Anda malah memakainya untuk bekerja. Coba pikirkan, kapan terakhir kali Anda menggunakan cuti untuk liburan?
“Banyak orang yang mengalami kesulitan membagi waktu antara pekerjaan dan hidup karena takut dipecat. Makanya kita selalu bekerja keras hingga lupa waktu untuk menikmati hidup,” menurut psikologi Robert Brooks, pengarang buku The Power of Resilience: Achieving Balance, Confidence, and Personal Strength in Your Life.
Berikut adalah 5 upaya yang bisa Anda lakukan supaya hidup Anda lebih seimbang:
1.    Membuat Jadwal
Ketika Anda membuat jadwal mingguan, pastikan ada waktu untuk keluarga, teman, dan aktivitas untuk rileksasi pikiran dan fisik. Ketika Anda meluangkan waktu dan jadwal, matikan smartphone Anda dan nikmati kebersamaan.
Atau Anda bisa bangun lebih pagi 3 jam sebelum pergi bekerja sehingga Anda punya waktu berolahraga atau bercengkrama sebentar bersama keluarga.
2. Gunakan waktu sebaik-baiknya
Banyak orang membuang banyak waktu ketika jam kerja seperti menggosip atau merokok. Coba lakukan hal ini: datanglah tepat waktu. Ketika jam kerja, fokus pada penyelesaian pekerjaan, jangan membuang waktu membuka dan membaca status di media sosial.  
3. Berolahraga

Memang sulit meluangkan waktu sibuk kita untuk berolahraga. Tapi manfaat berolahraga juga banyak untuk meningkatkan energi dan fokus ketika bekerja. Cobalah untuk berolahraga minimal satu jam setiap harinya untuk menambah semangat bekerja Anda.
4. Rileksasi

Jangan beramsumsi kalau Anda harus melakukan perubahan yang drastis untuk membagi waktu. Cobalah memulai hal-hal yang realistis seperti pulang tepat waktu satu hari dalam seminggu. 
Membangun aktivitas secara pelan-pelan sangat penting untuk Anda. Anda bisa saja menghabiskan waktu satu jam setiap minggunya untuk hobi atau pergi bersama-sama keluarga.
Bahkan, dianjurkan pula untuk mengambil waktu 10 – 15 menit untuk mengisi ulang tubuh Anda seperti berendam, membaca, mendengarkan musik atau apapun yang bisa memicu semangat hidup Anda.
Ditulis oleh:
dr. Dyah Novita Anggraini
Anggota Redaksi Medis
Klikdokter.com

Pemeriksaan HIV/AIDS






Jenis-jenis Pemeriksaan HIV/AIDS

HIV/AIDS termasuk jajaran penyakit yang mempunyai tingkat penularan yang sangat tinggi. Hal ini terjadi karena seringkali seseorang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi HIV, sehingga menjadi sumber penularan bagi orang lain.
Seseorang terkena HIV biasanya diketahui jika telah terjadi Sindrom Defisiensi Imun Dapatan (AIDS) yang ditandai antara lain penurunan berat badan, diare berkepanjangan, Sarkoma Kaposi, dan beberapa gejala lainnya.
Berkembangnya teknologi pemeriksaan saat ini mengijinkan kita untuk mendeteksi HIV lebih dini. Beberapa pemeriksaan tersebut antara lain adalah :
ELISA
ELISA (Enzym-Linked Immunosorbent Assay), tes ini mendeteksi antibodi yang dibuat tubuh terhadap virus HIV. Antibodi tersebut biasanya diproduksi  mulai minggu ke 2, atau bahkan setelah minggu ke 12 setelah terpapar virus HIV. Kerena alasan inilah maka para ahli menganjurkan pemeriksaan ELISA dilakukan setelah minggu ke 12 sesudah melakukan aktivitas seksual berisiko tinggi atau tertusuk jarum suntik yang terkontaminasi.
Tes ELISA dapat dilakukan dengan sampel darah vena, air liur, atau air kencing.
Saat ini telah tersedia Tes HIV Cepat (Rapid HIV Test). Pemeriksaan ini sangat mirip dengan ELISA. Ada dua macam cara yaitu menggunakan sampel darah jari dan air liur.
Hasil positif pada ELISA belum memastikan bahwa orang yang diperiksa telah terinfeksi HIV. Masih diperlukan pemeriksaan lain, yaitu Western Blot atau IFA, untuk mengkonfirmasi hasil pemeriksaan ELISA ini. Jadi walaupun ELISA menunjukkan hasil positif, masih ada dua kemungkinan, orang tersebut sebenarnya tidak terinfeksi HIV atau betul-betul telah terinfeksi HIV.
Western Blot
Sama halnya dengan ELISA, Western Blot juga mendeteksi antibodi terhadap HIV. Western blot menjadi tes konfirmasi bagi ELISA karena pemeriksaan ini lebih sensitif dan lebih spesifik, sehingga kasus 'yang tidak dapat disimpulkan' sangat kecil. Walaupun demikian, pemeriksaan ini lebih sulit dan butuh keahlian lebih dalam melakukannya.
IFA
IFA atau indirect fluorescent antibody juga meurupakan pemeriksaan konfirmasi ELISA positif. Seperti halnya dua pemeriksaan diatas, IFA juga mendeteksi antibodi terhadap HIV. Salah satu kekurangan dari pemeriksaan ini adalah biayanya sangat mahal.
PCR Test
PCR atau polymerase chain reaction adalah uji yang memeriksa langsung keberadaan virus HIV di dalam darah. Tes ini dapat dilakukan lebih cepat yaitu sekitar seminggu setelah terpapar virus HIV. Tes ini sangat mahal dan memerlukan alat yang canggih. Oleh karena itu, biasanya hanya dilakukan jika uji antibodi diatas tidak memberikan hasil yang pasti. Selain itu, PCR test juga dilakukan secara rutin untuk uji penapisan (screening test) darah atau organ yang akan didonorkan.
Bacaan :
  1. Beyond Basics: What kinds of HIV screening tests are available in the United States?
  2. HIV Test.
  3. ELISA/Western blot tests for HIV.
  4. Understanding Your HIV Test Results.
Human Immunodeficiency Virus (HIV) Test.

Pengertian, Gejala, dan Cara Pencegahan HIV AIDS






Acquired Immunodeficiency Syndrome atau disingkat AIDS merupakan sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV atau Human Immunodeficiency Virus .Virus AIDS menyerang sel darah putih khusus yang disebut dengan T-lymphocytes.



HIV yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

Tanda pertama penderita HIV biasanya akan mengalami demam selama 3 sampai 6 minggu tergantung daya tahan tubuh. Setelah kondisi membaik orang yang terinfeksi HIV akan tetap sehat dalam beberapa tahun dan secara perlahan kekebalan tubuhnya akan menurun karena serangan demam yang berulang.
Sistem tahapan infeksi WHO
Pada tahun 1990, World Health Organization (WHO) mengelompokkan berbagai infeksi dan kondisi AIDS dengan memperkenalkan sistem tahapan untuk pasien yang terinfeksi dengan HIV-1. Sistem ini diperbarui pada bulan Septembertahun 2005. Kebanyakan kondisi ini adalah infeksi oportunistik yang dengan mudah ditangani pada orang sehat.
1. Stadium I: infeksi HIV asimtomatik dan tidak dikategorikan sebagai AIDS
2. Stadium II: termasuk manifestasi membran mukosa kecil dan radang saluran pernapasan atas yang berulang
3. Stadium III: termasuk diare kronik yang tidak dapat dijelaskan selama lebih dari sebulan, infeksi bakteri  parah, dan tuberkulosis.
4. Stadium IV: termasuk toksoplasmosis otak, kandidiasis esofagus, trakea, bronkus atau paru-paru, dan sarkoma kaposi. Semua penyakit ini adalah indikator AIDS.

Sebelum seseorang bisa dikatakan terkena penyakit HIV/AIDS. Ia akan mengalami gejala-gejala sebagai berikut :
1. Penderita akan mengalami demam tinggi yang berkepanjangan 
2. Penderita akan mengalami napas pendek, batuk, nyeri dada dan demam, Ia akan kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah
3. Diare kronis yang tidak dapat dijelaskan pada infeksi HIV dapat terjadi karena berbagai penyebab; antara lain infeksi bakteri dan parasit yang umum (seperti Salmonella, Shigella, Listeria,Kampilobakter, dan Escherichia coli), serta infeksi oportunistik yang tidak umum dan virus (seperti kriptosporidiosis, mikrosporidiosis, Mycobacterium avium complex, dan virus sitomegalo (CMV) yang merupakan penyebab kolitis).
4. Batuk berekepanjangan
5. Esofagitis adalah peradangan pada kerongkongan (esofagus), yaitu jalur makanan dari mulut ke lambung. Pada individu yang terinfeksi HIV, penyakit ini terjadi karena infeksi jamur (jamurkandidiasis) atau virus (herpes simpleks-1 atau virus sitomegalo). Ia pun dapat disebabkan oleh mikobakteria, meskipun kasusnya langka
6. Pembengkakan kelenjar getah bening diseluruh tubuh (dibawah telinga, leher, ketiak, dan lipatan paha)
7. Sakit kepala
8. Sulit berkonsentrasi
9. Respon anggota gerak melambat
10. Sering nyeri dan kesemutan pada telapak tangan dan kaki
11. Mengalami tensi darah rendah
12. Terjadi serangan virus cacar air dan cacar api
13. Infeksi jaringan kulit rambut
14. Kulit kering dengan bercak-bercak.

Penularan HIV AIDS adslah :
1. Hubungan seks
2. Transfusi darah
3. Penggunaan jarum bekas penderita (akupuntur, jarum tattoo, harum tindik).
4. Antara ibu dan bayi selama masa hamil, kelahiran dan masa menyusui.

Obat-obatan HIV AIDS :
1. NRTI (nucleoside atau nucleotide reverse transcriptase inhibitor)
2. NNRTI (non-nucleoside reverse transcriptase inhibitor)
3. PI (protease inhibitor) Fusion Inhibitor

Cara mencegah HIV AIDS adalah dengan ;
1. Hindari seks bebas
2. Jangan berganti-ganti pasangan seksual
3. Gunakan kondom, terutama untuk kelompok perilaku resiko tinggi jangan menjadi donor darah
4. Seorang ibu yang didiagnosa positif HIV sebaiknya jangan hamil.
5. Penggunaan jarum suntik sebaiknya sekali pakai
6. Jauhi narkoba.



Gejala Awal HIV dalam Mulut



KLIKDOKTER.com - Penyakit HIV adalah salah satu penyakit yang paling ditakuti oleh masyarakat,  sejak awal penemuannya penyakit ini terus berkembang terutama di negara berkembang seperti negara kita. Dalam perjalanannya terdapat berbagai macam gejala yang diidap oleh penderita HIV atau AIDS, termasuk gejala yang muncul dalam rongga mulut. Luka dan lesi dalam rongga mulut tersebut dapat menjadi petunjuk dalam mendeteksi penyakit HIV, walaupun tidak berarti keberadaan lesi itu dapat selalu diartikan adanya infeksi HIV.

  1. Luka atau lesi dalam rongga mulut yang terkait HIV
    Tanda atau gejala penyakit HIV yang muncul dalam rongga mulut biasanya berupa luka atau lesi, dan jenisnya antara lain Stomatitis nekrotika, infeksi virus Herpes Simpleks, infeksi Citomegalovirus, infeksi Varicella Zoster, Kandidiasis, ulserasi aftosa, Oral Hairy leukoplakia, Sarkoma Kaposi, Papiloma, penyakit periodontal HIV. 
Kemudian ada gejala lainnya, diantaranya adalah:

Gejala Awal HIV Lainnya yang Terdapat di Mulut:

Beberapa gejala awal HIV yang dapat dilihat dimulut:
2. Lesi dalam mulut sebagai tanda awal infeksi HIV
Dari berbagai macam luka dan lesi yang timbul dalam rongga mulut akibat infeksi HIV, ada satu penyakit yang dapat dijadikan pertanda awal terjadinya infeksi virus HIV.  Berdasarkan penelitian yang menemukan banyaknya kasus infeksi Oral Hairy Leukoplakia pada penderita HIV maka para ahli berkesimpulan bahwa ini merupakan manifestasi awal dari infeksi HIV.
3. Gambaran Oral Hairy Leukoplakia
OHL dalam mulut biasanya timbul pada lidah yaitu dibagian sampingnya, bisa  hanya pada salah satu atau dikedua sisi, terkadang dapat pula pada bagian atas lidah, tetapi dapat timbul juga pada langit-langit mulut, bagian dalam pipi, bibir dan dasar mulut. Lesi OHL berwarna putih dan dapat berukuran sangat kecil tetapi bisa juga lesi ini berkumpul bahkan sampai menutupi lidah, bentuknya tidak teratur, agak menonjol dan permukaannya berombak seperti karpet berbulu kasar.
Namun keberadaan OHL ini tidak selalu dapat dikaitkan dengan tanda awal infeksi HIV, pada beberapa kondidi OHL juga dapat timbul, yaitu kondisi pasien yang mengalami immunosupresi seperti pada penyakit acute myeloblastic leukemia dan pada pasien transplantasi ginjal.

10 Kiat Makan Sehat Secara Intuitif





Klikdokter.com - Kita semua pernah merasakan hal ini: kekenyangan sehabis makan malam, tapi masih memakan makanan penutup atau mengemil sambil melihat televisi. Tapi setelah gigitan terakhir, Anda merasa bersalah dan frustasi karena berat badan bertambah.
Perasaan bersalah atau frustasi tidak mengubah apapun. Untuk mengendalikan rasa lapar serta berat badan Anda, Anda musti belajar untuk makan secara intuitif. Apa itu makan secara intuitif?
Untuk bisa makan secara intuitif, Anda harus berhenti terobsesi pada makanan dan berikrar tidak melakukan diet karena diet akan menjadikan makanan menjadi ‘musuh’ yang harus ditaklukan. Anda juga harus belajar memahami waktu lapar dan waktu kenyang.
Mayoritas dari kita tidak makan secara intuitif tapi masuk ke dalam 3 kategori berikut:
  1. Careful Eaters adalah mereka yang sangat memperhatikan makanan yang masuk ke dalam mulut mereka. Masalahnya adalah mereka tidak fleksibel kepada jadwal diet yang mereka lakukan.
  2. Professional Dieters adalah mereka yang suka sekali menjalani diet. Bahkan ketika mereka “beristirahat”, mereka berpikir tentang diet berikutnya. Biasanya sebelum melakukan diet tertentu, para diet profesional ini akan balas dendam dengan memakan makanan yang dilarang oleh diet mereka.
  3. Unconscious Eaters adalah mereka yang sering tidak sadar ketika makan. Mereka lupa diri dan tidak 'terhubung' pada kebutuhan tubuh mereka seperti kenyang dan lapar. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh stres dan emosi yang tidak stabil.
Jadi singkatnya, makan intuitif adalah makan dengan tujuan menghubungkan secara mendalam antara pengalaman makan dan menikmati makan. Tujuan dari makan intuitif adalah makan berdasarkan petunjuk fisik, misalnya makan ketika sedang lapar bukan sedang emosi. 
Berikut adalah beberapa kiat yang dapat Anda praktikkan untuk makan secara intuitif:
1. Singkirkan mental diet karena diet tidak ada gunanya.
2. Menghormati rasa lapar, karena jika Anda tidak menghormatinya, hal ini akan memicu makan berlebihan.
3. Ijinkan diri Anda untuk menikmati makan.
4. Buang sikap suka melabeli makanan antara yang “baik” atau “buruk”.
5. Belajar mengenali sinyal-sinyal tubuh Anda ketika kenyang.
6. Kenali faktor kepuasan dari makan.
7. Belajar mengendalikan emosi tanpa harus menggunakan makanan sebagai pelarian.
8. Terima tubuh Anda apa adanya dan pastikan target berat tubuh Anda realistis.
9. Cari aktivitas yang menyenangkan.
10. Pilih makanan yang baik untuk kesehatan dan bisa Anda nikmati.

Ditulis oleh:
dr. Dyah Novita Anggraini
Anggota Redaksi Medis
Klikdokter.com

Inilah Salah Satu Penyebab Pria Tergila-gila Pada Payudara








Klikdokter.com - Salah satu bagian tubuh wanita yang mengundang perhatian pria kepada wanita adalah payudara. Bahkan, dalam suatu penelitian, pria cenderung menatap payudara dan pinggang lebih lama ketimbang wajah pada pandangan pertama ataupun ketika berbicara kepada lawan bicara yang berlawanan jenis kelamin.
Mengapa pria sangat tertarik dengan payudara wanita? Apakah karena faktor pergaulan yang kelewat vulgar? Apakah karena budaya? Atau dikarenakan tidak lain adalah panggilan alamiah yang termuncul dari pria? Berikut penjelasannya:
Dalam bukunya yang berjudul The Chemistry Between Us: Love, Sex, and the Science of Attraction, Larry Young dan Brian Alexander mencoba menggali alasan-alasan di balik kekaguman pria terhadap payudara wanita. Mereka mengatakan bahwa ketertarikan tersebut muncul karena pengaruh hormon yang dilepaskan saat menyusui ketika para pria masih bayi.
Alasan Ilmiah Pria Terobsesi Payudara Wanita
Ketika seorang wanita melahirkan, bayi akan terlibat dalam beberapa manipulasi yang cukup rumit pada payudara ibunya. Proses ini mampu mengirimkan sinyal di sepanjang saraf dan otak serta memicu pelepasan hormon oksitosin di hipotalamus otak. Oksitosin ini pada akhirnya dapat merangsang otot-otot halus pada payudara wanita untuk mengeluarkan ASI yang dipersiapkan untuk bayi. Hormon tersebut diketahui dapat membentuk ikatan yang kuat antara ibu dan bayi. Oksitosin juga bertanggung jawab dalam menciptakan dorongan evolusioner untuk membangun ikatan kuat dengan lawan jenis.
Meski demikian, Young mengungkapkan bahwa obsesi pria terhadap payudara tetap merupakan sesuatu yang ganjil.
“Pria adalah satu-satunya mamalia jantan yang terpesona oleh payudara dalam konteks seksual," ujarnya.  “Sedangkan wanita adalah satu-satunya mamalia betina yang payudaranya membesar saat pubertas.”
Dalam kata lain, kekaguman pria pada payudara wanita merupakan hal yang timbul secara alamiah dan proses biologis yang sudah berakar di dalam otak pria. 
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.

Serangan Jantung Mengintai Orang Pemarah





 
Klikdokter.com - Ada pepatah mengatakan bahwa jangan suka cepat marah, karena Anda akan lebih cepat tua. Jika ditelaah dari segi medis, hal ini bisa jadi ada benarnya. Jika Anda marah, akan terjadi peningkatan berbagai senyawa pro-inflamasi dan terjadi pengaktifan saraf simpatis. Senyawa ini akan meningkatkan risiko Anda terkena berbagai penyakit jika berlangsung secara terus menerus. Penelitian terakhir juga menyatakan hubungan antara kemarahan dan kejadian serangan jantung.
Apa saja bahaya marah?
Penelitian terbaru menyatakan bahwa orang-orang yang suka marah memiliki risiko lebih tinggi mengalami serangan jantung. Tidak hanya serangan jantung, pemarah juga memiliki peningkatan risiko terkena stroke dalam beberapa jam pasca kemarahan. Dalam waktu dua jam setelah seorang marah, terjadi peningkatan kejadian serangan jantung sebesar lima kali dan peningkatan stroke sebesar empat kali. Selain itu pada pemarah juga terjadi peningkatan terjadinya gangguan irama jantung.
Penelitian ini menekankan bahwa episode marah berulang dapat meningkatkan risiko seorang mengalami serangan jantung. Pada orang yang marah hanya dengan frekuensi satu kali dalam satu bulan peningkatan risiko terbilang kecil. Peningkatan risiko penyakit jantung terlihat cukup besar, khususnya pada mereka yang sering marah dan memiliki berbagai faktor risiko penyakit jantung dan stroke.
Mengapa marah bisa menyeabkan serangan jantung?
Pada pasien yang sedang marah, akan terjadi peningkatan saraf simpatis yang berujung pada peningkatan denyut jantung.  Hal ini berakibat pada peningkatan kebutuhan otot jantung terhadap asupan darah. Permasalahannya adalah pada individu tertentu yang memiliki faktor risiko serangan jantung, ukuran pembuluh darah jantung sudah mengecil akibat penebalan dinding pembuluh darah jantung. Peningkatan kebutuhan darah oleh jantung tidak dapat dipenuhi dengan baik pada orang-orang ini dan mengarah pada serangan jantung.
Jadi, ketika menghadapi masalah, cobalah untuk lebih tenang menghadapinya. Namun tentu kemarahan bukanlah faktor mutlak serangan jantung. Kami menghimbau agar Anda selalu menjaga pola hidup sehat seperti pola makan sehat, hindari merokok, dan olahraga teratur, untuk menurunkan risiko serangan jantung dan stroke di masa yang akan datang.

Histeria Konversi: Stres yang Bisa Bikin Lumpuh dan Buta








Klikdokter.com - Setelah menghilangkan cek senilai 1 miliar rupiah di kantornya, keesokan harinya tiba-tiba Joni lumpuh dan tidak dapat berjalan. Joni panik dan bingung akan kelumpuhannya yang tiba-tiba ini.
Dalam dunia medis, terutama ilmu psikiatri, atau ilmu yang mempelajari kejiwaan manusia, dikenal salah satu penyakit yang disebut histeria konversi. Dahulu lebih dikenal dengan nama histeria saja. Pada penderita histeria konversi, seseorang tidak mampu menahan beban mentalnya, atau beban pikirannya, sehingga terjadi konversi menjadi gejala fisik.
Gejala fisik ini bisa berupa kebutaan mendadak, kelumpuhan mendadak, dan beberapa gejala lain. Si penderita betul-betul merasa dirinya lumpuh atau buta, jadi penderita tidak memalsukan keadaannya, hal ini berbeda dengan koruptor yang diundang ke persidangan dan berpura-pura sakit, atau seorang pembantu rumah tangga yang berpura-pura tuli demi terhindar dari kewajibannya, kedua hal ini memiliki istilah lain, yaitu malingering. Malingering tidak sama dengan histeria konversi.
Pada penderita histeria konversi, dokter tidak akan menemukan kelainan secara fisik sehingga kasus ini seringkali membingungkan. Pada banyak kejadian sering juga dipanggil pemuka agama untuk mendoakan penderita, yang secara ajaib biasanya dapat mengembalikan penderita ke keadaan normal. Relaksasi biasanya menjadi pilihan dokter dalam menangani pasien histeria konversi.

Pelecehan Seksual Pada Anak





Klikdokter.com – Apa saja yang bisa disebut sebagai pelecehan seksual? Pelecehan seksual merupakan tindakan-tindakan yang ada unsur menyentuh/meraba dan tidak untuk tujuan kepuasan seksual pelaku.
Beberapa contoh tindakan pelecehan seksual yang ada unsur perabaan/menyentuh pada anak adalah :
- Meraba bagian kemaluan anak atau bagian intim lain untuk kepuasan seksual 
- Menyuruh anak meraba bagian kemaluan orang lain, bermain kegiatan seksual atau melakukan
   hubungan seksual dengan cara memasukkan tangan/lidah/penis atau barang-barang ke dalam vagina, ke
  dalam mulut atau anus untuk kepuasaan seksual.
Beberapa contoh tindakan pelecehan seksual yang tidak ada unsur perabaan/menyentuh pada anak adalah :
- Memperlihatkan film porno ke anak 
-Memperlihatkan kelamin orang dewasa ke anak-anak 
- Mengambil foto anak dalam pose seksual 
- Memaksakan anak mendengar atau menonton kegiatan seksual 
- Menonton anak membuka baju di kamar mandi

Beberapa gejala/perilaku yang perlu diwaspadai pada anak dan remaja akan kemungkinan sudah terjadi pelecehan seksual  (hal-hal ini juga dapat muncul pada keadaan stres, perceraian, atau masalah di rumah dan sekolah):
- Mimpi buruk / gangguan tidur 
- Menjadi pendiam, menarik diri dan menjadi sensitif 
- Perubahan perilaku, perasaan yang berubah cepat dan berteriak-teriak atau menangis tanpa sebab 
- Perliaku anak-anak muncul kembali seperti mengompol 
- Takut akan suatu tempat atau orang 
- Kemarahan secara tiba-tiba 
- Perubahan pola makan 
- Menggunakan kata-kata orang dewasa untuk organ tubuh tertentu tanpa sumber yang jelas 
- Menceritakan mengenai teman baru yang lebih tua yang suka memberikan uang atau hadiah 
- Mencelakai diri sendiri (memotong, membakar atau kegiatan mencelakai lainnya) 
- Tanda-tanda fisik seperti memar atau nyeri pada daerah kelamin atau mulut, muncul gejala penyakit
   menular seksual, atau kehamilan 
- Lari dari rumah/lingkungan 
- Tidak mau ditinggal sendiri dengan orang tertentu 

Beberapa tanda fisik yang perlu diperhatikan yang menunjukkan bahwa terjadi pelecehan seksual adalah:
-Nyeri/perubahan warna/pendarahan atau cairan yang keluar dari vagina, anus, atau mulut.  
- Nyeri yang berlangsung terus menerus saat buang air kecil/besar 
- Mengompol atau buang air besar secara tiba-tiba. 

Bila muncul keluhan-keluhan ini terutama bila disertai dengan kelainan fisik yang terlah diutarakan diatas, segera bawa anak Anda agar dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Cover Pegawai Puskesmas Induk Kecamatan Tekarang



                                   Foto Kenangan Bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas.
                                   Bersama Stap Pegawai PPK-BLUD Puskesmas Tekarang.
                                   Dari Kiri Kekanan.
                                   1. Juliadi, A.Md.Kep
                                   2. Irwanto, SST
                                   3. Hamilin, A.Md.Kep
                                   4. dr.Hendi Wijaya Kusuma Putra
                                   5. Yanto
                                   6. dr. I.Ketut Sukarja, ( Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas )
                                   7. Arpandi SKM.MM, ( Kasubag Sunram Dinkes Sambas )
                                   8. H. Uray Sukardi, S.Pd.I ( Kepala Puskesmas Tekarang )
                                   9. H. Zainal Abidin, SKM ( Sekretaris Dinkes Sambas )
                                  10. Agustian Renaldi,S.Pd.I
                                   11. Dian Diniati , A.Md.Far
                                   12. Dini Novianti
                                   13. Sarniani, A.Md.Keb 
                                   14. Fitriani, A.Md.AK
                                   15. Komariah, A.Md.KG
                                   16. Azian Meirdania, A.Md.Kep
                                   Wassalamualaikum, Wr.Wb

Puskesmas Induk Kecamatan Tekarang

PPK-BLUD PUSKESMAS TEKARAN
KECAMATAN TEKARANG
KABUPATEN SAMBAS

Gambaran Umum PPK-BLUD Puskesmas Tekarang
A.Keadaan Geograpi
Kecamatan tekarang merupakan salah satu dari 27 kecamatan yang ada di Kabupaten Sambas yang terdiri dari 7 desa dan 20 dusun.. dilihat dari Peta Kabupaten Sambas, Maka kecamatan Tekarang terletak disebelah barat Kabupaten Sambas

1. Wilayah Kerja
    Puskesmas Tekarang termasuk wilayah kecamatan tekarang Kabupaten Sambas dengan Batas Wilayah :
a. Sebelah Utara
    Berbatasan dengan wilayah kerja Puskesmas Sentebang, Kecamatan Jawai
b. Sebelah selatan
    Berbatasan dengan wilayah kerja Puskesmas Tebas Kecamatan Tebas
c. Sebelah Timur
    Berbatasan dengan wilayah kerja Puskesmas sei. Baru Kecamatan Teluk Keramat.
d. Sebelah Barat
    Berbatasan dengan wilayah kerja Puskesmas Segarau Kecamatan Tebas

2. Keadaan Tanah dan Topograpi
    Dataran rendah dan pesisir pantai serta sangat dipengaruhi pasang surut sungai sambas besar yang mempengaruhi lebih dari setengah kawasan kecamatan tekarang yaitu Desa Tekarang, Desa Merubung , Desa Rambayan, Desa Sari Makmur dan Desa Sempadian.

3. Prasarana tranportasi
- Sebahagian jalan beraspal terutama jalur sutera dan dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat.
- Sebahagian melalui sungai yakni Desa Rambayan , Desa Merubung , Tekarang dan sempadian.
- Sebahagian jalan tidak beraspal , jalan tanah dan jalan setapak terutama jalan masuk kedaerah pedalaman.

4. Pemukiman
Perumahan penduduk menyebar tidak merata, untuk daerah tertentu padat yakni daerah atau desa yang berada di pedalaman melalui jalan setapak , seperti desa sempadian , Desa Matang Segarau, Desa Cepala dan Desa Merubung, namun ada daerah tertentu yang masih sepi , seperti di daerah jalur sutera ( tepi jalan raya )

B. KEADAAN DEMOGRAPI
Dari hasil pendataan kedesa-desa diwilayah kerja Puskesmas Tekarang Kecamatan Tekarang, Jumlah Penduduk Lebih Kurang 16354 jiwa, dengan jumlah KK 3949.

C. KEADAAN SOSIAL EKONOMI
Masyarakat diwilayah kerja Puskesmas Tekarang pada umumnya bermata pencaharian sebagi petani, disamping itu terdapat juga pedagang, Nelayan dan lain-lain.

D. KEADAAN SOSIAL BUDAYA
1. Data Sarana Pendidikan
Data Sarana Pendidikan yang ada diwilayah kerja Puskesmas Tekarang yaitu sebagai Berikut :
Jumlah Sekolah Dasar SD/MI sebanyak : 12 buah
Jumlah Sekolah Menengah Pertama ( SMP/Snawiyah ) sebanyak : 4 buah
Jumlah Sekolah Menengah Atas ( SMA ) sebanyak : 1 Buah.
2. Data Sarana Ibadah
Sarana ibadah yang ada diwilayah kerja Puskesmas Tekarang yaitu
a. Mesjid dan Surau sebanyak 27 buah
b. Kelenteng sebanyak 2 buah
3. Data Sarana Perkantoranyaitu :
Sarana Perkantoran yang ada diwilayah kerja Puskesmas Tekarang merupakan Sarana Pemerintah dan sarana umum antara lain ;
- Balai Desa Sebanyak 7 buah
- Perkantoran lainya sebanyak 5 buah
- Gedung Serba Guna / GOR sebanyak 1 buah
- Pos Pelayanan BKKBN Sebanyak 1 buah

E. SARANA DAN PRASARANA DI PUSKESMAS TEKARANG
    Puskesmas Induk sebanyak 1 unit
    Puskesmas Pembantu sebanyak 5 unit
    Poskesdes sebanyak 7 unit
    Rumah dinas Dokter sebanyak 1 unit
    Kendaraan Operasional Puskesmas roda 2 sebanyak 8 unit
    Kendaraan Operasional Puskesmas roda 4 sebanyak 1 unit.

5 Gejala Stroke




KLIKDOKTER.com – Stres yang berakumulasi dapat menjuruskan tubuh yang semula sehat menjadi terpapar penyakit degeneratif. Kolesterol akibat stres dan hipertensi akibat stres merupakan dua kunci pencetus serangan stroke.
Stroke dapat terjadi kapan saja, dan dimana saja. Stroke merupakan gangguan neurologis akibat tersumbatnya pembuluh darah (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah yang ada di otak (stroke hemoragik). Otak adalah organ yang berfungsi mengatur fungsi dari berbagai organ yang lain. Jadi ketika terjadi gangguan pada otak, akan berdampak pada fungsi organ lain.

Gangguan akibat stroke dapat dibatasi dengan deteksi yang cepat dan penanganan yang tepat. Mari kita kenali berbagai gejala awal dari gangguan stroke:
1. Kelemahan pada wajah, tangan atau kaki pada satu sisi tubuh.
Salah satu fungsi otak adalah mengatur kekuatan otot. Bagian otak tertentu mengatur bagian tubuh yang berbeda. Apabila bagian otak tertentu terganggu maka akan menimbulkan gangguan pada bagian tubuh yang diatur oleh bagian otak tersebut. Salah satu gejala yang umum dialami oleh pasien stroke adalah kelemahan tubuh. Pasien stroke akan mengeluh bicara menjadi pelo, atau mata tidak bisa membuka.
2. Kehilangan penglihatan, koordinasi tubuh, sensasi secara tiba-tiba.
Keluhan lain yang dapat dikeluhkan oleh pasien stroke adalah kehilangan kemampuan sensorik. Kemampuan sensorik dapat berupa gangguan melihat, dan gangguan memahami percakapan.
3. Sakit kepala tiba-tiba
Apabila seorang mengalami stroke perdarahan, maka akan terjadi peningkatan tekanan di dalam otak. Karena rongga tengkorak yang luasnya tetap harus menerima volume tambahan berupa darah, yang pada akhirnya menyebabkan peningkatan tekanan dalam tengkorak. Peningkatan tekanan ini akan menyebabkan keluhan sakit kepala tiba-tiba yang hebat.
4. Mual dan muntah
Peningkatan tekanan dalam kepala juga akan menyebabkan terangsangnya reseptor mual. Hal ini akan menyebabkan penderita stroke mengalami keluhan mual hebat dan muntah.
5. Kehilangan kesadaran
Otak merupakan pusat kesadaran. Jika terjadi gangguan penyaluran oksigen ke otak, maka kesadaran penderita stroke akan menurun. Pasien akan cenderung tertidur, lemah dan pada keadaan yang lebih parah, pasien akan mengalami koma.
Demikian lima gejala stroke yang patut Anda waspadai. Gejala ini bukanlah tanda pasti diagnosis stroke karena banyak penyakit lain juga memiliki gejala yang sama. Karena itu, ada baiknya gejala ini dipastikan lagi dengan melakukan pemeriksaan fisik ke dokter.

Code ICD 10



 A. Pengertian ICD 10
ICD-10 merupakan klasifikasi statistik, yang terdiri dari sejumlah kode alfanumerik yang satu sama lain berbeda (mutually exclusive) menurut kategori, yang menggambarkan konsep seluruh penyakit (WHO, 2004). Klasifikasi terstruktur secara  hierarki dengan bab, kategori dan karakter spesifik untuk setiap penyakit/kondisi yang mana klasifikasi mencakup panduan yang berisi rule yang spesifik untuk menggunakannya. Klasifikasi merupakan suatu sistem dari pengelompokkan penyakit, cedera, keadaan dan prosedur-prosedur yang ditentukan menurut kriteria yang telah ditetapkan.
Penggunaan klasifikasi dimaksudkan agar data penyakit/cedera/kondisi mudah disimpan, digunakan kembali dan dianalisis, serta dapat dibandingkan antar rumah sakit, propinsi dan negara untuk kurun waktu yang sama atau berbeda. International Classification of Diseases  yang dikembangkan didasarkan pada prinsip kepraktisan, untuk tujuan epidemiologi dan statistik penyakit yang diklasifikasi sebagai berikut:
1. Penyakit-penyakit endemic
2. Penyakit-penyakit umum
3. Penyakit-penyakit menurut letak organ
4.  Penyakit-penyakit yang berkembang
5. Cedera.
ICD-10 terdiri dari 3 volume yaitu:
1. Volume 1 berisi klasifikasi utama.
            Sebagian besar buku Volume 1  terdiri dari daftar kategori3 karakter dan daftar tabel inklusi dan subkategori 4 karakter. Inti klasifikasi adalah daftar kategori 3 karakter yang dianjurkan untuk pelaporan ke WHO  mortality database  dan perbandingan umum internasional. Daftar bab dan judul blok juga termasuk inti klasifikasi. Daftar tabular memberikan seluruh rincian level 4 karakter dan dibagi dalam 22 bab (WHO, 2004).
2. Volume 2 berisi petunjuk pemakaian ICD
3. Volume  3 berisi alfabet klasifikasi, dibagi dalam 3 bagian:
 Bagian 1, terdiri  atas indeks  tentang penyakit dan luka alami. Bagian 2, merupakan indeks penyebab luar  morbiditas dan mortalitas, berisi seluruh term yang diklasifikasi. Bagian 3, berisi tabel obat dan bahan kimia.
Kode utama untuk penyakit yang mendasari diberi tanda dagger  (†)  dan kode tambahan untuk manifestasinya diberi tanda asterisk (*).  Kode  dagger  adalah kode utama dan harus selalu digunakan. Dalam  coding,  kode  asterisk  tidak bisa digunakan sendiri (WHO, 2004).
 B. Fungsi  dan Kegunaan ICD 10
Fungsi lCD sebagai sistem klasifikasi penyakit dan masalah terkait kesehatan digunakan untuk kepentingan informasi statistik morbiditas dan mortalitas.
Kegunaan Pengodean sistem lCD:
1.    Mengindeks pencatatan penyakit dan tindakan di sarana pelayanan kesehatan
2.  Masukan bagi sistem pelaporan diagnosis medis
3. Memudahkan proses penyimpanan dan pengambilan data terkait diagnosis karakteristik pasien dan penyedia layanan
4. Bahan dasar dalam pengelompokan DRGs (diagnosis-related groups) untuk sistem penagihan pembayaran biaya pelayanan.
5.    Pelaporan nasional dan internasional morbiditas dan mortalitas
6.    Tabulasi data pelayanan kesehatan bagi proses evaluasi perencanaan pelayanan medis
7.    Menentukan bentuk pelayanan yang harus direncanakan dan dikembangkan sesuai kebutuhan zaman
8.    Analisis pembiayaan pelayanan kesehatan
9.    Untuk penelitian epidemiologi dan klinis

C. Klasifikasi ICD 10
Berdasarkan ICD (International Classification for Dieseases ke 10 yang dikeluarkan oleh WHO tahun2002,  maka untuk kategori ICF (International Classification of Functioning, Disability, and Health) dapat diklasifikasikan sebagai beriku.
1.Impairment / Hendaya
Individu memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik di masyarakat, tidak tampak adanya gejala adanya suatu kelainan. Individu yang digolongkan pada kelompok ini adalah individu dengan fungsi organ yang berkurang atau hilang atau pun memiliki penyakit sistemik.
2.Disability / Disabilitas
Individu yang dapat bersosialisasi di masyarakat, tetatpi terbatas mobilitasnya sehingga membutuhkan bantuan alat (prothesa) atau orang lain. Biasanya factor kerusakan pada otak atau saraf juga dapat berperan dalam menyebabkan keadaan tersebut.Contoh : orang yang menggunakan tongkat atau kaki palsu, dll.
3.Handicap / Cacat
Pada umumnya individu memiliki fungsi organ yang baik, namun tidak mampu bermasyarakat,tidak bias mandiri, dan bergantung pada orang lain.Contoh : CP (cerebral palsy), MR (mental retardated), trisomia 21 (down syndrome), dll.Catatan tambahan : CP dan MR paling banyak ditemukan. Dari ketiga klasifikasi tersebut, klasifikasi nomor 2 (disabilitas) dan nomor 3 (handicap) termasuk kedaam kategori special needs.